Bank syariah akan memperluas ekspansinya karena mereka semakin bersaing dengan bank konvensional dalam menarik nasabah kelas kakap, menurut sebuah laporan dari Ernest & Young yang dirilis hari Senin lalu.
Total seluruh asset bank islam diperkirakan mencapai 1,55 Triliun USD tahun ini, 1,8 Triliun pada 2013 menurut laporan tersebut. Bank syariah di wilayah teluk (GCC) sekarang memiliki asset 450 Miliar USD atau sekitar 30% dari pangsa pasar. Bank syariah akan terus tumbuh karena mereka fokus pada pelanggan yang mengharapkan lebih dari sekedar produk dan layanan yang berbasis syariah tetapi juga nasabah yang selama ini masih bergantung pada bank konvensional.
“Kesuksesan akan segera diraih dalam pasar melalui transformasi bank syariah sehingga mereka mampu bersaing dengan saingannya yang jauh lebih besar untuk menarik nasabah kelas atas,” kata Ashar Nazim, ketau Islamic Financial Service Ernst & Young.
Bank Islam mengikuti pedoman agama seperti adanya pelarangan riba dan spekulasi system moneter dengan pasar utama di Timur Tengah dan Asia Tenggara. Peran perbankan syariah yang benar-benar murni juga sangat penting dibandingkan dengan bank-bank yang hanya menjual produk syariah melalui Islamic Windows di kantor-kantor cabang mereka.
“Belum ada bank Islam yang benar-benar matang sepenuhnya di pasar internasional maupun regional,” kata Nazim. Dia mengidentifikasi adanya 20 bank syariah yang berpotensi menjadi lembaga regional yang signifikan yang sekarang memiliki 55% dari total asset perbankan syariah setelah tumbuh selama 3 tahun pada tingkat pertumbuhan rata-rata 16,2% per tahun, kata Nazim. Hanya ada 13 Bank syariah yang memiliki modal di atas 1 Miliar USD atau lebih.
Ada sekitar 100 sampain150 lembaga keuangan baru yang akan diluncurkan dalam lima sampai tujuh tahun ke depan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang baru bagi industri keuangan Islam termasuk di dalamnya Mesir, Libya, Indonesia, Pakistan, dan Bangladesh. Sepuluh dari 25 pasar yang berkembang ini adalah Negara dengan populasi muslim terbesar.
Posting Komentar